4 gadis perawat gigi menyerang!

image

Ye… ini hari minggu, pagi tadi tidak sempat bangun lebih pagi. Seperti biasa masih begadang atau sekedar membiasakan tidur dini hari. Bangun pukul 8 pagi dihari minggu tidak menghalangi niatan rindu pantai menuju gunung kidul. Namun sudahlah rindu pantai tak terobati, bersama kawan dari magelang dan jakarta rindu pantai tertunda. Mobilnya mogok hahaha…. urunglah. Kembalillah kekontrakan.

Begitulah pagi sekedar santai walau belum mandi namun bisa hahahihi mensyukuri nikmat-Nya yang Maha Kuasa.


Saat saya tulis ini saya baru saja terbangun dari lelap siang, mendengar lagu-lagu di radio dan pelukan buku tentang ‘orang-orang yang berdiri di balik lahirnya Majapahit’. Buku ini terbaca sampai di bagian delapan belas bagian tentang pasukan dari Mongol tiba di pesisir pantai Tuban, mereka bukan akan merindu pantai tapi hendak menyerbu Kadiri yang adalah kerajaan pimpinan Jayakatwang.

Tapi kedatangan pasukan Mongol ini membuat kaget bagi penduduk Tuban yang tau pasukan itu menyerang, maka penduduk Tuban menghalau sebelum pasukan itu tiba di Kadiri. Kaget panduduk Tuban ini mungkin mirip dengan yang baru saya rasa, setidakya mirip biar tulisan ini menarik saya bertutur hahaha…

Kenapa mirip sih? Iya karena setelah bangun dari lelap saya dikagetkan oleh 4 gadis yang tiba-tiba ada di kontrakan, satu diantaranya berkerudung. Saya belum kenal keempatnya dan tadi tidak sempat kenalan. Ada apa gerangan mereka datang? Rupanya mereka kawan teman saya sekontrakan asal Belitung. Mereka berempat calon perawat gigi, dari penjelasan teman, bahwa salah satu dari 4 sedang praktek. Cari pasien untuk diperiksa dan jadi objek praktikum nyata, alias ini praktek atas dasar teori-teori perawat gigi. Dari tutur teman, maka saya akan dijadikan calon pasien. Nah rupanya saya harus cuci muka walau belum mandi setidaknya ketika dicek giginya saya tidak tampil konyol hehehe… tanpa basa-basi menuju kamar mandi untuk gosok muka juga cuci gigi. Lalu duduk manis di kamar perpus kontrakan untuk cek gigi. Yeyeye… dipegang mbak-mbak perawat hahaha… (bangin deh bangun tidur ada 4 gadis rupawan, asing, dan jadi bahan observasi) kaget kan mirip penduduk Tuban yang menghadang serangan pasukan Mongol.

Ya biarlah belum kenalan, tak bersautan lebih lama, tak tau siapa mereka tapi setidaknya kami pernah tatap muka dan seperti biasa saya bercanda hingga tawa ria membuang rikuh 4 gadis juga saya sendiri. Nyambung tidaknya dengan serangan pasukan Mongol yang jelas biarlah biar ini tulisan seadanya.

#dari kamar kontrakan dan suara koesplus 22 september

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s