Senja,mozaik kopi

image

Dipelataran.
Iya ini pelataran terhampar di ketinggian atap.
Ada senja ku tunggui disini.
Entah sejak kapan senja menikmat duniawi ini berasa memiliki hari-hari bahagia.
Hamparan pasir pantai kemarin berlalu, kini mendudukan diri menelaah kata dalam tulisan kisah novel sang penggapai mimpi dari genggaman Tuhan.

Tuhan sedang tidak membiarkanku termangu, Dia Sang Maha Kuasa tentu berKuasa atas hambaNya.
Sang Maha Indah ini juga menikmatkan aku atas dunia.
Fana memang dunia ini.
Tapi mimpi bukan ilusi, ini nyata mungkin bisa dibuat sadar.

Senikmat kopi yang tetap pekat.
Entah pekatnya terbuat dari hitam warnanya atau pekat karena rasanya.

image

Senja masih remang bukan tak terang, ini semacam naluri berbahagia dengan rasa sendiri.

#masih dipelataran atap menanti benar senja akan petang 1.9.13

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s