Melebarkan lebaran lebaran

image

Di sini dari kecamatan Kaliwiro kabupaten Wonosobo. Daerah lembah yang ramai. Kecamatan yang sudah menerima seabrek perkembangan dan perubahan zaman. Di tengah pasar kecamatan jika hari pasaran, dan di komplek ruko niaga juga pusat hilir-mudik manusia.

Malam ini tadi ketika kumandang takbir menyambut lebaran. Mereka bertakbir, mereka bermotor, mereka rame, mereka menyulut kembang api, menyala mercon, membagi cerita, berselorok, berbahagia, membeli ini itu, memarkir motor, membisingkan suasana dalam rangka membebaskan sejenak penat dengan hingar-bingar lebaran.

Saya turut ambil bagian membaur dalam suasana malam sebelum sholat Ied besok. Adik saya dewi juga ikut meramai suasana itu.

Tak ada aktifitas pasti hanya melihat dan mendengar sekitar. Menghirup bau aroma kembang api,mercon juga buangan kenalpot motor.

Kutanya dewi adikku “apakah kamu suka begini ini dek?”
Ia menjawab “iya”

Tak kutanya panjang lebar kami berdua hanya bersenyum dan bersuara hore menikmati suasana. Sepasang kakak-adik yang menjaga bersama jalinan keluarga. Dalam benak ini bertanya “dewi kamu besar nanti sanggupkah berdiri diatas kakimu?”. Pertanyaan yang tak jelas maksudnya.

Sembari saling ceria, dalam hening dikeramaian tadi saya menuliskan sebuah kalimat untuk adikku. “Dik dewi jangan takut sendiri jangan takut juga tanpa keluargamu, tapi takutlah jika kamu tak menuju Tuhanmu” . Halah halah… saya bicara hore ini.

Okelah tak ada detail tentang suasana malam tadi menyambut lebaran.

Dingin malam kami lalui hingga sampai di suasana tadi. Kampung jauh bukan alasan karena ngeyel dewi membuatku ikut membaur dengan suasana tadi. Coba tadi kami tak ikut berhore ria maka saya tidak menulis ini dan mungkin sudah lelap, atau tadi malah ngobrol dengan simbah tentang saya dan ada saya di jogja.
Iya jogja adalah kota dimana siang tadi saya meninggalkan kota itu untuk berlebaran bersama keluarga di desa kauman tempat lahir saya. Tak ada orang tua di kampung membuat lebaran tetap pada jadwal jadi tak ada alasan untuk tidak berlebaran disini. Mungkin orang tua kami menikmati juga lebaran dalam suasana ala pulau borneo sana. Tak jauh tak walau terpisah pulau, karena kami dekat sebagai sebuah keluarga yang tetap silaturahmi.

Selamat lebaran simbah kakung-putri, ayah-ibu di borneo sana, dewi adik kecilku juga ya. Paman,tante,sodara,sodari,kawan disana disini. Semua met lebaran semoga tetap bersilaturahmi juga tetap bersyukur walau kadang tidak nyaman.

*dari kampung kelahiran,menyambut lebaran 1434 Hijriyah. 2013 Masehi. 7-8-13

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s