Ibadah jangan dihitung berapa pahalanya.

“ibadah itu jangan dihitung berapa pahalanya, lakukanlah ibadah maka pahala itu akan mengikuti. Dan dekatlah dengan Allah ketika jauh”

Cukup senang saya ketika Selasa kemarin tepatnya tanggal 4 September 2012 mengikuti pengajian dalam rangka pemberangkatan jamaah haji di kampung halaman, bukan karena tiba-tiba saya rajin ikut pangajian atau forum ilmu agama, tapi memang karena saya diharuskan disana.

 

Ceramah Pak Kiai kali ini membuka wawasan saya tentang ibadah terhadap Tuhan. Dalam agama Islam yang saya anut ada 5 rukun bagi umatnya; Sahadat, Salat, Puasa, Zakat dan Haji. Kelimanya merupakan kewajiban yang kiranya menguatkan keimanan dan ke-Islaman manusia.
Pak Kiai berkata bahwa “kalau kita membuat meja jangan mikirin kolong dibawah mejanya, tapi buatlah mejanya pasti kolong mejanya ada” maksudnya ketika kita ibadah maka jangan mikirin atau menghitung pahalanya tapi ibadahlah dan niatkan karena Allah, maka pahala itu ada dan mengikutinya.

 

Kemudian satu lagi pesan Pak Kiai terhadap para calon Jamaah Haji ketika melaksanakan ibadah Haji ke Mekkah jangan mentang-mentang disana adalah tempat suci dan dilipatgandakan segala pahala ketika beribadah terus disana melakukan segala ibadah dengan getol namun ketika sepulang dari Haji malah kendur, karena menurut Pak Kiai “Jangan merasa dekat dengan Allah ketika di sana (Mekkah) tapi dekatlah dengan Allah ketika jauh (dari Mekkah)”.

 

Kiranya hari itu  saya menelaah kembali tentang apa yang selama ini telah dilakukan, apakah niat ibadah hanya niat peroleh pahalanya saja dan malah berharap mendapat pujian manusia lainnya tanpa niatkan ibadah tulus karena Allah. Inilah yang coba saya bagi karena memang tulisan ini juga sebagai refleksi diri dan saling mengingatkan, semoga ada kebaikan dan manfaatnya. Buat Gus Mustofa selaku penceramah pada pengajian tersebut, yang kebetulan Pak Kiai ini berasal dari Megelang, maka saya haturkan terima kasih wejangan dan ilmunya.

BWS | Kauman | 4.9.2012


Perubahan, setelah pertimbangan ini itu, maka banyak konten lama di blog ini (mungkin) sudah tidak terpublikasi karena ada hal-hal yang menurut penulis kurang layak, maka selajutnya semoga ada pembaharuan konten yang lebih bermanfaat. 16 April 2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s