Bukan itu. Bukan untung-rugi. Bukan ego. Bukan tak malu.

Bukan itu.
Bukan untung-rugi.
Bukan ego.
Bukan tak malu.

Akan dan sedang ada yang membuat pikiran bekerja lebih, untuk malam ini atau bahkan kemarin dan besok hingga perpindahanku menuju tempat dimana takdir Tuhan menggiring. Mati. Ya . benar pindah dari bumi menuju tempat lain. Itulah mengapa pikiran ini selalu bekerja. Entah dengan perasaan aku berpikir atau merasakan dengan otakku. Yang jelas semua masih bekerja. Baca tulisan ini lebih lanjut

Mari.

“Merapat segera dan bergegas untuk kemasi perlengkapan..”

“Berbuat lebih dan jangan setengah-setengah mas, semua perlu usaha dan jangan menyerah disatu hal, bahkan kalau ketemu kegagalan itu adalah nikmat yang memang harus dinikmati, dan entah kapan lagi nikmat gagal itu akan terulang, pastilah kita tak tau, soalnya gagal dan berhasil itu tak mesti dinikmati dengan hanya suka cita dan duka tapi cobalah bersyukur terus bersahajalah” Baca tulisan ini lebih lanjut

Menarikan jemari dengan ‘galau’

Ketika mulai menarikan jemari diatas keyboard notebook telah saya sadari sekarang sudah tanggal 2 Februari tahun 2012, dan sadar pula bahwa sudah 22 tahun 35 hari saya hidup. Mbene sadar koe man?

Pagi ini sebenarnya mau ngelarin baca novel tentang ‘gadis umur 19 tahun yang keliling jawa’ tapi baru sampai pada Hari ke-8 sesuai judul bagian dalam novel maka saya putuskan sudah cukup baca novel ini. Pengennya ganti baca buku lain, maklumlah sedang punya banyak stock buku bacaan, ada beberapa buku yang saya dapat cuma-cuma alias cuma modal terima kasih karena dibeliin, dan ada buku yang memang jadi tanggungan karena sudah saya beli masih terbungkus rapi belum saya buka apalagi saya baca. Jadi tanggungan saya adalah membaca buku-buku yang telah saya miliki karena ada pepatah ‘buku adalah jendela ilmu’ semoga saja begitu sesuai kata pepatah yang kadang terpatahkan juga oleh pepatah saya ‘buku adalah salah keberapa penyumbang kerusakan’ karena banyak kertas yang dijadikan buku disia-siakan dan tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Sok ngerti men koe man? Baca tulisan ini lebih lanjut

Mencari-cari dan menari

Masih begitu segar udara di pagi hari senin 30 Januari 2012, mencoba membiarkan gentayangan badan ini sampai nanti kantuk benar-benar layak untuk menidurkan diri, ini asap rokok mengapul karena saya selalu rajin menghisap batangnya, eh cocok sekali sambil ngopi deh…

Aksi berjejaring pagi ini di dunia maya terlampiaskan dengan beberapa kali menerbitkan ulang kicauan tokoh fotografi, wal hasil reteweet terus dengan alasan sambil belajar hehehe…
Tiba-tiba berpikir sok tau : “jadi pribadi yang bertanggung jawab itu menjadikan diri kita lebih tau tentang bagaimana tanggung jawab itu bukan menjadi ‘beban’ tapi menjadi ‘acuan’ untuk berbuat lebih baik lagi”. Semoga anggapan saya ini benar buat saya dulu saja deh, biar ntar kalo terbukti pada diri saya maka akan ada bukti buat siapa saja, atau mungkin ini saya telah belajar dari orang lain akan hal ‘tanggung jawab’ itu. Baca tulisan ini lebih lanjut

Masih dia bahkan akan ada dia dimana dia dalam rupa beda

Menagapa? kadang tanya itu menerpa jiwa, tapi apalah kata semua sudah dan berjalan hingga kini semuanya menjadi apa adanya seperti dimana harus dijalani, bukan maksud menyesal dan ingin berpaling dari kenyataan hidup, dikala diam tak lari dari keriuhan akan realitas hidup, tapi mendiami dan memejam dari kedengkian.

Bohong ikhlas bahkan tak rela jika dibilang, tapi toh manusia itu “indah” seindah muslihat manusia itu ada. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 319 pengikut lainnya.